Selasa, 13 September 2011

PURSUING GOOD PRACTICE OF SECONDARY MATHEMATICS EDUCATION THROUGH LESSON STUDIES IN INDONESIA

Oleh :Dr. Marsigit, M.A.
Reviewed by Yustia Rahmawati (p.matswa 09 / 09301244005)

          Pemerintah Indonesia Indonesia (GOI) dan JICA-Jepang mengadakan kerjasama dengan tiga universitas di Indonesia, yaitu UPI Bandung, UNY Yogyakarta dan, Malang UM melakukan proyek yang disebut IMSTEP-JICA. Proyek tersebut menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam praktek mengajar matematika ditempat mereka mengadakan Studi Pelajaran, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hasil proyek ini akan sangat berpengaruh bagi pendidikan nasional, dan dalam jangka panjang dianggap sebagai awal dari program pengembangan guru.
          Untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika, terutama kualitas mengajar, perlu diberi contoh terlebih dahulu bagaimana praktek mengajar yang baik. Brown di Riley (1992) menyarankan bahwa praktek yang baik termasuk mendorongsikap positif terhadap matematika, penekanan pada penerapan matematika, kebijakan yang jelas terhadap metematika, pengajaran yang efektif. Seperti yang ada di AS, jerman, dan Jepang, praktik pengajaran disana lebih untuk mencapai target matematika berfikir dengan cara mengajarkan siswa untuk memecahkan suatu masalah dengan melaksanakan prosedur tertentu. Mereka juga mengaitkan hubungan antara bagian-bagian dari pelajaran sebelumnya dengan pelajaran yang akan diberikan hari ini. Praktek mengajar yang baik juga harus didukung olehpenelitian tentang bagaimana anak belajar terutama bagaimana mereka belajar matematika.
Belajar Mengajar Matematika di Indonesia.
          Upaya mengejar praktek yang baik belajar mengajar matematika diIndonesia, dimulai dari 1994 sampai sekarang. Salah satu upaya untuk mewujudkan praktek mengajar yang baik adalah guru tidak hanya menerapkan kurikulumnya saja, tetapi juga harus dapat mengembangkannya. Dalam mengajar guru sebaiknya menetapkan metode pembelajaran yang fleksibel, di mana kinerja siswa danprestasi dapat dinilai selama proses kegiatan belajar.Hal ini dapat membuat siswa memiliki pengalaman  dan kesempatan untuk dapat mengungkap sifat dari apa yang mereka pelajari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar