Sabtu, 22 Oktober 2011

LESSON STUDY ON MATHEMATICAL THINKING: Developing Mathematical Methods in Learning the Total Area of a Right Circular Cylinder and Sphere as well as the Volume of a Right Circular Cone of the Indonesian 8th Grade Students

By : Marsigit, Mathilda Susanti, Elly Arliani.
Reviewed by Yustia Rahmawati (p.matswa 09 / 09301244005)

          Keputusan Menteri No 22, 23, 24 tahun 2006, Pemerintah Indonesia telah menerapkan kurikulum baru untuk pendidikan dasar dan menengah, yang disebut KTSP " Kurikulum Berbasis Sekolah ". Kurikulum berbasis sekolah ini menggabungkan dua paradigma yaitu kompetensi siswa dan proses belajar siswa.
          KERANGKA TEORITIS
Katagiri, S. (2004) menegaskan bahwa kemampuan yang paling penting yang perlu didapatkan siswa saat ini dan di masa depan, sebagai masyarakat, ilmu pengetahuan, dan memajukan teknologi secara dramatis, bukan kemampuan untuk benar dan cepat melaksanakan tugas-tugas yang telah ditentukan dan perintah, melainkan kemampuan untuk menentukan sendiri apa yang harus mereka lakukan atau apa yang mereka harus lakukan. Tentu saja, kemampuan untuk benar dan cepat mengeksekusi masalah matematika yang diperlukan juga diperlukan, tetapi dari sekarang, bukan dari cekatan untuk meniru metode yang terampil atau pengetahuan orang lain, kemampuan yang akan datang dengan ide-ide siswa sendiri, tidak peduli seberapa kecil, dan untuk mengeksekusi siswa sendiri kemerdekaan, tindakan lebih baik akan sangat penting. Kegiatan matematika tidak dapat hanya ditarik keluar dari topik, mereka harus dipilih dengan cermat sehingga anak-anak bentuk konsep, mengembangkan keterampilan, mempelajari fakta-fakta dan memperoleh strategi untuk menyelidiki dan memecahkan masalah.

          Dalam Lesson Study, para peneliti telah berusaha untuk mengungkap gambaran yang telah guru diupayakan untuk mempromosikan metode matematika dalam mempelajari total luas silinder dan bola serta volume kerucut lingkaran tegak. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa metode matematika siswa dapat ditelusuri melalui skema kegiatan belajar mengajar sebagai berikut:
1. Masalah Pembentukan dan Pemahaman para siswa:
a. model tertentu diamati dari silinder lingkaran tegak, bidang lengkung, dan model tertentu dari kerucut lingkaran tegak.
b. mengidentifikasi komponen-komponen dari silinder lingkaran tegak, bola, dan kerucut.
c. mendefinisikan konsep silinder lingkaran tegak, bola, dan kerucut     .
d. mendapat pertanyaan dan pemberitahuan dari guru untuk mencari konsep-konsep
2. Membangun Perspektif para siswa:
a. Model yang digunakan beton untuk mencari luas total silinder, area bola dan volume kerucut lingkaran tegak.
b. belajar bahwa tinggi silinder yang tepat adalah sama dengan lebar nya persegi panjang, dan keliling lingkaran adalah sama dengan panjang persegi panjang.
c. panduan belajar guru untuk memahami prosedur bagaimana untuk mencari
volume kerucut lingkaran tegak.
d. dapat menguraikan komponen-komponen model silinder lingkaran tegak.
3. Solusi Pelaksana yang muncul ketika para siswa:
a. mencoba untuk mencari tahu area lateral silinder lingkaran tegak
b. mencoba untuk mengetahui total luas silinder lingkaran tegak
c. mengumpulkan data dari pengukuran volume kerucut dibandingkan dengan volume silinder.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar